PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Dapatkan promo mobil suzuki terbaru dan terlengkap. PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Unit Ready Stock PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Diskon & Hadiah berlimpah PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Proses Cepat PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK
Menu
Model
Beranda » News » Produk otomotif Indonesia kini bebas bea masuk ke Filipina

Produk otomotif Indonesia kini bebas bea masuk ke Filipina

Dipublish pada 14 August 2021 | Dilihat sebanyak 16 kali | Kategori: News

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perdagangan mengumumkan bahwa produk otomotif Indonesia telah bebas dari pengenaan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) secara definitif, menyusul penghentian safeguard impor produk otomotif Indonesia oleh Komisi Tarif Filipina (Tariff Commission/TC).

Keputusan tersebut tertuang dalam Administrative Order Nomor 21-04 yang ditandatangani Departement of Trade and Industry (DTI) pada 6 Agustus 2021 dan diumumkan secara resmi pada 11 Agustus 2021

“Pembebasan produk otomotif Indonesia dari safeguard Filipina adalah kabar yang sangat menggembirakan dan patut disyukuri. Kami berharap, akses ekspor mobil Indonesia ke Filipina dapat kembali terbuka,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam keterangan pers, Sabtu.

Baca juga: Kebijakan emisi Euro 4 berpeluang tingkatkan ekspor mobil nasional

“Sebab, Indonesia memiliki produk otomotif yang kompetitif di pasar internasional. Hal ini tentunya berdampak baik bagi upaya pemulihan ekonomi nasional,” kata Lutfi.

Penyelidikan safeguard terhadap produk otomotif Indonesia telah berlangsung sejak 17 Januari 2020 atas permohonan dari Philippine Metal Workers Alliance (PMA).

Selama periode penyelidikan, otoritas Filipina juga memberlakukan pengenaan bea masuk tindakan pengamanan sementara (BMTPS) yang diimplementasikan sejak 1 Februari 2021.

Dengan Administrative Order tersebut, DTI Filipina resmi menghentikan pengenaan BMTPS. Selain itu, bea masuk cash bond BMTPS yang telah dibayarkan importir sebelumnya dapat dikembalikan.

Baca juga: Toyota Indonesia ekspor 49.200 mobil kuartal 1 tahun ini

Sebelumnya, Filipina mengenakan BMTPS sebesar PHP 70.000 atau kurang lebih Rp21 juta per kendaraan dalam bentuk cash bond untuk impor passenger cars (mobil penumpang).

Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana mengungkapkan, industri otomotif Indonesia saat ini tumbuh pesat.

“Kendaraan bermotor merupakan salah satu produk andalan Indonesia. Berbagai jenis hambatan perdagangan termasuk safeguard yang diberlakukan oleh negara-negara tujuan, akan kami upayakan penanganannya semaksimal mungkin,” ujar Wisnu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor kendaraan bermotor Indonesia ke Filipina periode Januari–Juni 2021 tercatat sebesar 414,2 juta dolar AS, meningkat 34,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 308,1 juta dolar AS.

Baca juga: Mendag dorong otomotif Jepang di Indonesia ekspor mobil ke Australia

Penghentian penyelidikan safeguard ini diharapkan dapat mengembalikan bahkan melampaui nilai ekspor tertinggi di tahun 2017 yaitu sebesar 1,2 miliar dolar AS.

Plt Direktur Pengamanan Perdagangan, Pradnyawati menambahkan, pemerintah Indonesia telah menggunakan semua peluang yang ada untuk melakukan pembelaan sejak awal penyelidikan safeguard dilakukan.

“Pemerintah sejak awal penyelidikan telah mengambil langkah-langkah pembelaan terhadap kebijakan pemerintah Filipina. Hal itu guna membuktikan tidak ada lonjakan impor baik secara absolut, maupun relatif,” jelas Pradnyawati.

Menurut Pradnyawati, Indonesia juga secara simultan memanfaatkan forum regional ASEAN dan multilateral WTO untuk menyampaikan keberatan atas kasus ini.

“Kami mengapresiasi TC Filipina yang telah melakukan penyelidikan safeguard secara objektif dan transparan sejalan dengan kesepakatan WTO. Kami juga berterima kasih kepada Atase Perdagangan KBRI Manila yang menjembatani keterbatasan komunikasi antara pihak Indonesia dan Filipina di masa pandemi COVID-19 ini,” tutur Pradnyawati.

Baca juga: Ekspor mobil ramah lingkungan Hyundai dan Kia naik 47 persen

Baca juga: Ekspor Suzuki kuartal I melesat berkat XL7 dan Karimun

Pewarta: A069
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2021

Bagikan

Belum ada komentar

Artikel Menarik Lainnya

Pertamina gelar vaksinasi untuk pegawai dan umum

Dipublish pada 24 July 2021 | Dilihat sebanyak 19 kali | Kategori: News

Jakarta (ANTARA) – BUMN migas PT Pertamina (Persero) menggelar vaksinasi bagi pegawai dan keluarga serta masyarakat umum yang bakal berlangsung 10 hari dimulai Sabtu ini, dengan target sasaran 1.000 orang per hari. Dalam vaksinasi yang diselenggarakan dari 24 Juli hingga... selengkapnya

Exxon Mobil Home Service perluas jaringan hingga ke Jawa Timur

Dipublish pada 18 June 2021 | Dilihat sebanyak 33 kali | Kategori: News

Jakarta (ANTARA) – Bertambahnya minat konsumen akan layanan perawatan mobil di rumah alias home service, PT Exxon Mobil kembali memperluas jaringan Mobil Home Service di berbagai kota besar di Indonesia seperti di Bandung, Surabaya, Malang dan Sidoarjo. Para konsumen di wilayah... selengkapnya

Honda akan akhiri produksi mobil sport mewah NSX pada akhir 2022

Dipublish pada 4 August 2021 | Dilihat sebanyak 17 kali | Kategori: News

Jakarta (ANTARA) – Honda Motor Co. mengatakan akan mengakhiri produksi mobil sport mewah NSX pada Desember 2022, sebagai bagian dari upaya untuk meninjau produk yang kurang menguntungkan dan fokus pada pengembangan kendaraan listrik. Model NSX saat ini, dengan harga mulai... selengkapnya

Our Office

PT. Sejahtera Armada Trada
Jl. Margonda Raya No.373, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16242

Live Chat
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Lorem Ipsum Dolor Sit Amet

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent consectetur purus sed risus molestie porta. Integer leo diam, pretium auctor tellus a, semper laoreet urna.

In vestibulum ante quis laoreet volutpat. In lacus lacus, ultrices at leo vitae, fringilla blandit quam.