PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Dapatkan promo mobil suzuki terbaru dan terlengkap. PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Unit Ready Stock PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Diskon & Hadiah berlimpah PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK Proses Cepat PROMO SUZUKI MOBIL DEPOK
Menu
Model
Beranda » News » Komunitas otomotif harap harga Pertamax tetap di bawah SPBU asing

Komunitas otomotif harap harga Pertamax tetap di bawah SPBU asing

Dipublish pada 2 February 2022 | Dilihat sebanyak 37 kali | Kategori: News

Jakarta (ANTARA) – Komunitas otomotif menyatakan tidak keberatan apabila Pertamina menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax series, namun diharapkan harga jualnya tetap tidak melebihi harga dari SPBU swasta.

“Saya setuju harga naik. Tapi kalau memungkinkan, harganya agar masih lebih rendah dibandingkan SPBU swasta,” kata Humas Club Ayla Indonesia (CAI) Adjie Sambogo di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, kenaikan harga tidak akan berpengaruh terhadap konsumsi Pertamax karena konsumen tentu membandingkan dengan harga RON sejenis yang dijual di SPBU swasta.

“Makanya, kami masih akan tetap menggunakan Pertamax. Asalkan itu tadi, tidak melonjak tajam dan tidak lebih tinggi dibandingkan SPBU asing,” katanya.

Baca juga: Komunitas Otomotif: BBM RON tinggi lebih ekonomis

Baca juga: Shell Indonesia hadirkan solar berstandar Euro 5

Adjie menambahkan, penggunaan Pertamax telah menjadi kebutuhan, termasuk untuk menjaga performa mesin, apalagi RON 92 merupakan BBM yang dianjurkan oleh industri otomotif.

“Jadi selain karena kebutuhan, juga karena mesin memang membutuhkan RON 92 seperti rekomendasi pabrikan,” kata dia.

Tidak seperti SPBU asing yang beberapa kali menaikkan harga sejak pandemi COVID-19 Pertamina memang tetap menjaga harga jual BBM jenis Pertamax.

Saat ini harga di SPBU swasta milik asing untuk BBM jenis dengan RON 92 antara Rp11.900 per liter Rp12.040 per liter, jauh di atas Pertamax yang dijual Pertamina yaitu Rp9.000 per liter.

Kenaikan harga BBM di berbagai SPBU swasta, memang dipicu melonjaknya harga minyak dunia sejak awal pandemi.

Oleh karena itu Adjie sependapat, jika harga Pertamax terus bertahan bisa jadi malah menambah beban Pertamina dan pada akhirnya, yang terimbas adalah masyarakat juga. Termasuk berkurangnya kontribusi BUMN tersebut saat pandemi COVID-19.

“Apalagi saat COVID, kan bantuan BUMN seperti Pertamina, yang besar. Jadi saya setuju kalau harga dinaikkan,” katanya.

Baca juga: Kenali jenis BBM yang cocok untuk kebutuhan mesin kendaraan

Baca juga: Alasan BBM RON tinggi dinilai lebih ekonomis

Baca juga: Pertamina mulai salurkan BBM Euro 4 untuk ATPM otomotif

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022

Bagikan

Belum ada komentar

Artikel Menarik Lainnya

Di Sulut konsumsi BBM ramah lingkungan capai 71,64 persen

Dipublish pada 19 June 2021 | Dilihat sebanyak 131 kali | Kategori: News

Jakarta (ANTARA) – Konsumsi bahan bakar kendaraan yang ramah lingkungan di Sulawesi Utara terus meningkat, dengan porsi 71,64 persen hingga Mei 2021, naik dibanding tahun 2020 yang hanya 57,53 persen dari total konsumsi daerah itu. Unit Manager Communication, Relations &... selengkapnya

Toyota & Honda kritik wacana insentif pajak EV bagi serikat pekerja AS

Dipublish pada 12 September 2021 | Dilihat sebanyak 103 kali | Kategori: News

Jakarta (ANTARA) – Toyota Motor Corp dan Honda Motor Co menentang dan mengkritisi proposal yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Demokrat Amerika Serikat yang mengajukan rencana penambahan insentif pajak senilai 4.500 dolar AS kepada pekerja di sektor... selengkapnya

Menilik kendaraan tua diubah jadi motor bebas emisi

Dipublish pada 28 November 2021 | Dilihat sebanyak 55 kali | Kategori: News

28 November 2021 22:59 ANTARA – Kendaraan roda dua konvensional kini dapat dikonversi menjadi kendaraan berbahan bakar listrik secara besyarat. Kepala Program Inovasi Kendaraan Bermotor Listrik dan Charging Station BRIN B2TKE, Ganesha Tri Chandrasa, di Serpong, Tangerang Selatan, menjelaskan terkait konversi... selengkapnya

Our Office

PT. Sejahtera Armada Trada
Jl. Margonda Raya No.373, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16242

Live Chat
Online Senin-Sabtu (08:00 – 16:00) WIB

Lorem Ipsum Dolor Sit Amet

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent consectetur purus sed risus molestie porta. Integer leo diam, pretium auctor tellus a, semper laoreet urna.

In vestibulum ante quis laoreet volutpat. In lacus lacus, ultrices at leo vitae, fringilla blandit quam.